Recent Videos

Kamis, 17 Februari 2011

Arsenal Taklukkan Barca



Arsenal meraih kemenangan penting atas Barcelona di leg pertama 16 besar Liga Champions. Sempat tertinggal 0-1 lebih dahulu, The Gunners berhasil comeback dan menang 2-1.

Tim London Utara mengalahkan Barca 2-1 dalam laga yang berlangsung di Stadion Emirates Kamis (17/2/2011) dinihari WIB. Tim tamu unggul dahulu melalui David Villa di menit ke-26.

Anak asuh Arsene Wenger berhasil menciptakan dua gol di babak kedua dan membawa tuan rumah menang 2-1. Gol penyama dibukukan Robin van Persie di menit ke-78. Pemain pengganti Andrey Arshavin memastikan kemenangan tim Gudang Peluru berkat golnya menit ke-83.

Kemenangan ini menjadi modal positif bagi Arsenal untuk melakoni leg kedua di Camp Nou pada 8 Maret mendatang.

Jalannya Pertandingan


Barcelona mengambil inisiatif lebih dahulu dalam melancarkan tekanan. Namun peluang matang pertama dibukukan oleh Arsenal. Menit ketiga tendangan bebas Samir Nasri mengarah ke gawang Barcelona. Kans tersebut bisa digagalkan kiper Victor Valdes.

Robin Van Persie! Menit kelima tuan rumah kembali menekan. Usai mengecoh lawan, Theo Walcott mengoper ke Cesc Fabregas, dan nama terakhir kemudian meneruskan bola ke Van Persie. Pemain Belanda itu melepas tendangan yang diblok Valdes.

Kesempatan emas bagi Barcelona datang di menit ke-15. Lionel Messi berhasil memenangi adu lari dengan para pemain Arsenal saat mengejar umpan terobosan dari David Villa. Memasuki kotak penalti, Messi melepaskan bola chip ke arah tiang jauh yang gagal dihentikan Wojiech Szczesny namun si kulit bundar masih melenceng dari sasaran.

Memasuki menit ke-22, Messi kembali memiliki peluang. Namun sepakannya terlalu lemah dan dengan mudah ditangkap Szczesny.

Jual beli serangan terus terjadi. Tiga menit kemudian, umpan terobosan Theo Walcott diterima Cesc Fabregas yang ada di sebelah kanan. Kapten Arsenal itu selanjutnya mengirim umpan silang mengarah ke Van Persie namun bola berhasil dihalau Eric Abidal.

Gol! Barcelona unggul 1-0 melalui sepakan David Villa di menit ke-26. Gol ini berawal dari umpan terobosan Messi yang sukses dikonversi Villa untuk merobek gawang Arsenal.

Tuan rumah hampir kembali kebobolan beberapa menit berselang. Umpan David Villa dari sebelah kanan menciptakan peluang bagi Pedro. Sepakan pemain muda Spanyol ini berhasil ditepis oleh Szczesny.

Laga memasuki setengah jam, kans Arsenal melalui Robin van Persie kandas. Tendangan striker Belanda itu menyamping.

Lionel Messi sempat menggetarkan gawang tim London Utara menit ke-37 usai menyambar bola pantul hasil sepakan Pedro yang ditepis Szczesny, namun dianulir akibat off-side. Kedua tim saling bertukar serangan. Hingga turun minum tak ada gol tambahan tercipta.

Ketinggalan satu gol membuat Arsenal langsung menekan di awal babak dua. Setelah bekerjasama dengan Fabregas, Wilshere melepas tembakan yang masih tepat di tangkapan Valdes.

Laurent Koscielny menjatuhkan Pedro di kotak penalti menit ke-56. Meski begitu wasit menyatakan play on.

Van Persie memiliki peluang menjebol gawang Barca menit ke-64. Namun sepakan Van Persie dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap Valdes.

Gol! Arsenal menyamakan skor melalui sepakan Robin Van Persie menit ke-78. Menerima umpan dari Gael Clichy, Van Persie dari sisi kiri melepas tembakan dari sudut sempit yang gagal dibendung Victov Valdes.

Lima menit berselang The Gunners berhasil membalikkan keadaan berkat Andrey Arshavin. Gol ini berawal dari akselerasi Samir Nasri dari sisi kanan, kemudian ia mengirim umpan pada Arshavin. Tendangan pemain Rusia itu berhasil menjebol gawang Barca.

Dua menit menuju bubaran, serangan Barca lewat Dani Alves berhasil ditepis oleh Szczesny.

Susunan Pemain


Arsenal: Szczesny; Koscielny, Djourou, Clichy, Eboue, Wilshere, Song (Arshavin 68'), Nasri, Fabregas, Walcott (Bendtner 76'), Van Persie

Barcelona: Victor Valdes; Abidal, Pique, Maxwell, Dani Alves, Busquets, Iniesta (Adriano 88'), Xavi, Messi, Pedro, David Villa (Keita 68')

'Cesc Akan Cocok di Madrid'



Madrid - Cesc Fabregas sudah lama dikaitkan dengan Barcelona. Tapi bintang Arsenal itu diyakini akan sangat cocok jika bergabung dengan Real Madrid, rival Barca.

Rumor tentang masa depan Fabregas masih terus berhembus kendati sejauh ini si pemain dan klubnya sama-sama tidak menunjukkan indikasi akan mengakhiri kebersamaan tersebut.

Barca menjadi klub terdepan yang acap dihubungkan dengan Fabregas, mengingat pemain bersangkutan memang berasal dari Catalan. Namun, Madrid belakangan malah disebut-sebut sudah menyiapkan dana 65 juta euro untuk bisa memboyongnya.

Menurut Emmanuel Adebayor yang pernah jadi rekan satu tim Fabregas di Arsenal, El Real akan menjadi tempat yang cocok untuk Fabregas.

"Aku punya kesempatan bermain bareng Cesc untuk beberapa tahun. Kita semua tahu assist dan gol-gol yang ia ciptakan," kata Adebayor di ESPN Soccernet.

"Ia adalah pemain dan orang yang hebat, dan jika ia datang ke Madrid maka ia akan sangat bahagia. Jika ia datang, ia akan sangat cocok untuk Real Madrid," lanjut pemain Manchester City yang sedang dipinjamkan ke Madrid tersebut.

Torres-Luiz Dibela Cech



London - Dibeli dengan harga mahal, baik Fernando Torres dan David Luiz belum menunjukkan performa yang menjanjikan. Karena baru tampil di dua laga, Petr Cech pun tak mempermasalahkan dan yakin kedua rekan barunya itu akan segera membaik.

Kedua pemain tersebut digamit Chelsea dengan di hari terakhir penutupan bursa transfer lalu. Torres diambil dari Liverpool dengan banderol 50 juta poundsterling sementara Luiz berharga setengah dari Torres.

Total berarti Chelsea sudah mengeluarkan 75 juta pound, jumlah yang tak sedikit hitungan pertengahan musim.

Namun ketika keduanya ditampilkan Chelsea malah meraih hasil tak memuaskan dengan kalah 0-1 dari Liverpool dan imbang 0-0 dengan Fulham. Alhasil Chelsea pun ketinggalan 12 poin dari Manchester United di puncak dan mereka tergeser ke posisi kelima.

Sorotan terbesar tentunya mengarah kepada Torres yang diplot Chelsea sebagai starter di dua laga awalnya. Namun tak ada gol yang diciptakan penyerang Spanyol itu dan mulai banyak yang mempertanyakan apakah Torres bisa membayar lunas banderol mahal itu.

Namun pembelaan datang dari Cech yang menilai Torres sudah berusaha yang terbaik di dua laga sebelumnya. Cech yakin jika Torres akan segera menyumbangkan gol-golnya seperti yang biasa ia lakukan di Liverpool sebelumnya.

"Saya pikir ia membuat pergerakan sangat bagus selama 60 atau 70 menit di atas lapangan. Dan dia sedikit cepat menemukan pengertian dengan rekan lainnya," ucap Cech di situs resmi tim.

"Mungkin memang ia memang tidak mencetak gol namun sepertinya ia tak lama lagi akan melakukannya," sambungnya.

Sementara itu Luiz yang bermain sebagai pemain pengganti di laga perdananya dan bermain penuh melawan Fulham kemarin juga belum oke banget. Malah di laga kontra Fulham pelanggaran yang dilakukan bek Brasil itu berbuah penalti dan untungnya Clint Dempsey gagal mencetak gol.

"Itu menunjukkan kenapa Chelsea membelinya karena ia adalah pemain baru yang bagus untuk skuad ini," puji Cech.

"Cara dia mendapatkan bola, saya merasa dia memilih cara yang mudah yaitu dengan menghalanginya. Jadi kenapa saya memilih untuk bergerak ke sana," tuntas Cech.

Mancini Belum Puas dengan Dzeko


Manchester - Didatangkan dengan uang banyak dari Wolfsburg, Edin Dzeko saat ini baru mencetak satu gol buat Manchester City. Roberto Mancini jelas tak puas dengan kondisi itu, dan meminta strikernya meningkatkan performa.

Laga terakhir Dzeko bersama City adalah di ajang Liga Eropa dinihari tadi. Menghadapi Aris Saloniki, Dzeko kembali gagal bikin gol dan The Citizens pun terpaksa bermaim imbang tanpa gol, 0-0.

Total itulah pertandingan keenam Dzeko bersama City setelah ditransfer dari Wolfsburg dengan banderol 27 juta poundsterling dari Wolfsburg di bursa transfer musim dingin lalu. Dari seluruh laga tersebut satu gol yang dia lesakkan adalah ke gawang Notts County di ajang Piala FA, plus total menciptakan dua assist.

Statistik tersebut jelas belum memuaskan Mancini. Sang manajer pun berharap kalau striker 24 tahun itu bisa cepat meningkatkan performanya dan tentu mulai rajin bikin gol.

"Saya mengharapkan lebih dari Dzeko - dia butuh untuk berkembang. Dia pemain yang bagus," sahut Mancini di Skysports.

Meski menyatakan belum puas dengan perfoma strikernya itu, namun Mancini yakin kalau ekpektasi tinggi yang digantungkan pada pesepakbola asal Bosnia & Herzegovina itu tidak akan sia-sia. Sang striker disebutnya cuma mengalami kesulitan yang sama dengan Fernando Torres di Chelsea saat ini.

"Saya pikir dia mengalami kesulitan yang sama dengan (Fernando) Torres di Chelsea karena saat Anda tiba di bulan Januari Anda tak mengenal rekan-rekan Anda, itu tak mudah."

"Dia bisa berubah di setiap pertandingan. Penting buatnya untuk berkembang dengan cepat. Kami harus mengumpan padanya," tuntas Mancio.

'Gattuso Diprovokasi'


Milan - Tandukan Gattuso terhadap asisten manajer Tottenham Hotspur Joe Jordan bukan tanpa alasan. Menurut pengakuan sang agen, kliennya itu lebih dahulu diprovokasi oleh Jordan.

Gattuso nenjabat sebagai kapten AC Milan kala menjamu Tottenham di San Siro, Rabu (16/2/2011) dinihari WIB. Namun perilaku pemain veteran itu jauh dari perilaku seorang pemimpin tim.

Gelandang yang kerap disapa Rino itu berkali-kali terlihat mengasari pemain lawan. Gattuso juga terekam mendorong wajah Jordan saat pertandingan dan puncaknya ia menanduk tangan kanan Harry Redknapp itu setelah laga berakhir.

Meskipun telah mengaku dirinya kehilangan kontrol diri, Gattuso tampaknya tak akan luput dari sanksi menyusul pernyataan UEFA yang akan membuka penyelidikan kasus ini.

"Apa yang menjadi bukti saya adalah bahwa klien saya sudah diprovokasi oleh Joe Jordan," klaim Pasqualin dalam wawancaranya dengan Radio Kiss Kiss Napoli dikutip Football-Italia.

"Untuk orang seperti Rino yang adalah seorang Italia sejati, saya percaya ini adalah yang paling pengecut dan penyalahgunaan yang tidak bermartabat," timpalnya.

Lantas bagaimana dengan ancaman sanksi UEFA? "Begitu kami punya kabar dari UEFA kami akan mengevaluasi secara hukum untuk mengambil sikap terbaik," demikian Pasqualin.

Duo Milan sama-sama berikan penghormatan buat Ronaldo

Duo Milan sama-sama berikan penghormatan buat Ronaldo

Dua klub raksasa Italia yang sama-sama bermarkas di kota Milan, AC Milan dan Inter Milan memberikan pujian serta penghormatan mereka menyusul pengumuman Ronaldo yang semasa berkarir dijuluki Il Phenomenon tersebut untuk gantung sepatu.

Penyerang asal Brasil itu mengumumkan pengunduran dirinya dari karir profesional di usia 34 tahun setelah terus didera cedera panjang.

Sepanjang karir gemilangnya, pemain berjuluk Il Fenomeno membukukan 326 gol dalam 466 penampilan di level klub serta menjaringkan 62 gol dalam 97 caps untuk Selecao.

"Saya sedih melihatnya pensiun," ucap presiden Inter, Massimo Moratti yang memiliki hubungan spesial dengan Ronaldo saat mendatangkannya ke Italia di tahun 1997.

"Ronaldo adalah penyerang tengah paling powerful dalam sejarah dan sungguh menyenangkan bisa memilikinya di Inter pada puncak karirnya."

Ronaldo meninggalkan di musim panas 2002 untuk menuju Real Madrid, namun lima tahun kemudian ia kembali ke Italia namun kali ini ia memilih membela AC Milan.

"Ronaldo adalah duta yang hebat untuk sepak bola dan juga dunia olah raga," bunti pernyataan dalam situs resmi Milan.

"Nama ronaldo akan selalu tercetak dalam sejarah klub atas kontribusinya di musim 2006-2007 yang berakhir dengan keberhasilan Milan memenangi Liga Champions di Athena.

Mendilibar Pelatih Baru Osasuna

Mendilibar Pelatih Baru Osasuna

Klub divisi utama Spanyol Osasuna mengangkat Jose Luis Mendilibar sebagai pelatih baru menggantikan Jose Antonio Camacho yang dipecat setelah klub merosot ke zona degradasi usai akhir pekan ini, demikian lapor AFP.

Pelatih berusia 49 tahun yang telah habis masa kontraknya sejak dipecat oleh Valladolid pada Pebruari 2010 akan menangani Osasuna hingga 30 Juni 2012 setelah kedua belah pihak bersepakat, demikian klub tersebut.

Osasuna memecat Camacho yang pernah menangani timnas Spanyol antara 1998 dan 2002, Senin, sehari setelah klub liga utama Spanyol itu kalah 0-1 di Real Sociedad sehingga menempatkan tim itu di posisi tiga dari bawah klasemen.

"Saya tidak perkirakan ini tapi pelatih selalu punya kemungkinan dipecat, tahun ini lebih berat dan saya selalu punya dedikasi," katanya.

Camacho (55) bergabung dengan Osasuna pada Oktober 2008 setelah sempat bergabung dengan Benfica, Real Madrid dan Espanyol. Dia sempat membawa timnas lolos ke perempatfinal Euro 2000 dan Piala Dunia 2002. (rob-bk/ant)

Ranieri : Pemain Akan Mendukung Saya

Ranieri : Pemain Akan Mendukung Saya
Bolakita - Pelatih AS Roma Claudio Ranieri memiliki dukungan penuh dari pemainnya meskipun performa klub sedang tidak baik saat ini dan pemilik baru saja berganti, katanya pada hari Selasa.

Roma akan menjamu Ukraina Shakhtar Donetsk di leg pertama mereka dari Liga Champions babak 16 besar pada hari Rabu dengan kondisi tidak menang dalam tiga pertandingan Serie A.

Fans protes di pelatihan akibat kekalahan 2-0 Sabtu oleh Napoli yang membuat runner-up tahun lalu ini berada di posisi kedelapan klasemen.

Sebuah konsorsium Amerika Di Benedetto diberi waktu 30 hari negosiasi eksklusif pada hari Selasa untuk membahas pembelian klub yang sedang mengalami kesulitan finansial dan laporan media mengatakan pekerjaan Ranieri bisa beresiko.

"Tiga atau empat bulan yang lalu saya berbicara dengan para pemain dan aku bertanya 'apakah ada masalah dengan saya? Jika demikian aku akan pergi." Mereka mengatakan tidak ada, "kata Ranieri dalam konferensi pers.

"Saya melakukannya karena bagi kita itu musim yang sangat menentukan. Percuma untuk menyangkalnya. Situasi dengan masa depan klub yang harus kami lalui jelas mempengaruhi."

Penggemar Roma dan Chelsea Pelatih Carlo Ancelotti telah banyak dihubungkan oleh klub di media dan beberapa laporan bahkan mengatakan mantan striker Vincenzo Montella akan dipasang sebagai pelatih tapi Ranieri meragukannya.

"Seorang pelatih seperti suami. Dia adalah orang terakhir yang tahu tentang hal-hal tertentu. Jangan bertanya apakah Montella akan datang tapi saya pikir itu hanya gosip di Roma,"katanya.

Defender Philippe Mexes, duduk bersama pelatihnya, menegaskan bahwa Ranieri telah meminta dan mendapat dukungan dari skuad.

"Kami memberikan yang terbaik kami tapi itu semua kesalahan pemain yang terutama," tambah orang Prancis.(rob-bk/reu)

Gattuso : Saya bersalah dan siap bertanggung jawab!

Gattuso : Saya bersalah dan siap bertanggung jawab!
Bolakita.com - "Rhino" Gattuso mengaku dirinya kehilangan muka atas kelakuannya dalam pertandingan babak 16 besar leg pertama melawan Tottenham Hotspur di San Siro yang berakhir dengan kekalahan 0-1 untuk Milan.

Pemain tengah AC Milan Gennaro Gattuso mengakui, ia seperti kehilangan muka setelah menanduk asisten pelatih Tottenham, Joe Jordan, setelah pluit akhir berbunyi.

Gattuso sebelumnya mendorong Jordan pada lehernya ketika keduanya berdekatan di tepi lapangan. Tetapi setelah pluit akhir pertandingan berbunyi, mantan pemain Milan itu menyerbu ofisial dari Skotlandia itu dan menandukkan kepalanya ke kepala Jordan. Ia merasa frustrasinya meningkat dalam pertandingan yang dimenangi Spurs 1-0, Rabu dinihari WIB.

"Saya kehilangan muka saya dan bertanggung jawab atas hal yang seharusnya tidak saya lakukan itu," kata pemain tengah mantan pemain Rangers itu.

"Jordan mematikan bola saya pada babak kedua tetapi saya merasa itu tidak benar," katanya.

"Saya merasa terganggu dengan pertengkaran saya dengan Jordan. Kami berdua berbahasa Skotlandia karena saya pernah main di negaranya di Glasgow. Tapi saya tidak sengaja mengeluarkan kata-kata itu," katanya.

"Saya bersalah melakukan itu. Itu tanggung jawab pribadi saya dan segalanya sudah terjadi," kata Gattuso. "Saya akan menunggu dan mendengar apa yang akan diputuskan (UEFA)," sambungnya.

Pelatih Spurs Harry Redknapp tidak menganggap serius insiden itu, bahkan dengan bercanda mengatakan bahwa Gattuso tidak berhasil dalam pertengkaran itu.

"Mereka kehilangan muka mereka pada akhirnya. Mereka sama-sama merasa yakin sendiri. Saya rasa itu merupakan tanda yang baik," kata tutur Redknapp.

PSSI cabut Lisensi 17 wasit yang bertugas di LPI

PSSI cabut Lisensi 17 wasit yang bertugas di LPI

Komisi Disiplin PSSI, menghukum 17 wasit yang bertugas di Liga Primer Indonesia (LPI) dengan mencabut lisensi perwasitannya, sehingga tidak bisa lagi bertugas di lingkungan kegiatan PSSI.

Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menetapkan hukuman terhadap 17 wasit yang bertugas di Liga Primer Indonesia (LPI), kegiatan sepak bola yang tidak tercantum dalam agenda resmi PSSI.

Hukuman yang dijatuhkan Komdis PSSI terhadap jajaran wasit yang sudah melanggar etika dengan bertugas pada kegiatan sepak bola yang tidak diakui oleh PSSI ini adalah, mencabut sertifikat atau lisensi sebagai wasit nasional C-1, serta C-2 dan C-3. Perihal hukuman PSSI itu disiarkan dalam situs resmi PSSI, Rabu.

Mereka juga diputuskan tidak boleh melakukan aktifitas dalam kompetisi sepak bola di bawah naungan PSSI selama seumur hidup. Mereka adalah jajaran perangkat pertandingan, seperti wasit, dua asisten wasit serta wasit cadangan dan pengawas pertandingan yang bertugas di LPI seluruhnya berasal dari koprs perwasitan PSSI.

Walau demikian, sebagian dari mereka ada yang sudah memasuki usia pensiun, sebagian lagi adalah wasit-wasit yang berulangkali tidak lulus dari kursus-kursus perwasitan yang diikutinya, atau wasit yang pernah menjalani sanksi dari PSSI.

Bambang Irianto, Direktur Perwasitan PSSI, memberikan pujian dan apresiasinya terhadap perangkat pertandingan yang tidak tergiur oleh iming-iming LPI, dengan tetap bersikap loyal pada PSSI. Ia menyebut dua nama wasit ISL dari Malang, Djunaedi Effendi dan Sigit, serta tiga wasit Divisi Utama, Suwandi, Iwan Sukoco dan Joni.

"Mereka memutuskan pindah ke Pengcab Kabupaten Malang, karena tak ingin terlibat dalam kegiatan Persema Malang yang sudah dicoret dari keanggotaan PSSI," katanya.

Berikut daftar nama perangkat pertandingan yang sudah dicabut sertifikatnya dan tidak diperkenankan beraktivitas dalam kompetisi PSSI seumur hidup:

-Perangkat Pertandingan (PP) : Mujito (Surabaya), Ali (Magelang), Setyo Waluyo (Jakaarta), Ahmadi (Semarang), Karyanto Suyono (Jakarta), Ahmadi (Semarang), Abdul Syukur (Surabaya), Madenuh (Semarang), Tukimin, Ahamdi (Semarang), Ali Mustafa (Bali)

-Wasit : Fiator Ambarita (Bandung), Mukhlis Ali Fathoni (Kendal), Taufiq (Bali), Winarno Bachtiar (Mojokerto), Suryadi (DKI), R.A Mas Agus (Surabaya), A. Sukamdi (Nganjuk), Rudiyansah (Tangerang), Muklisin (Semarang), Agus Winardi (Malang), Khalid (Aceh), Sunaryo Joko (Jember), Akhyar (Pasuruan)

-Asisten wasit : Sukri AR (Aceh), Nurhasan (Jakarta), Tavip Dwi (DIY), Agus Margunaji (Sleman), Waskito Bekti (Semarang), I Made Mudite (Bali), Azis (Mojokerto), Bahrudin (Magelang), Muhadi (Langsa), Odik (Bekasi), Edi Suprapto (Gresik), Samsul Huda (Mojokerto), Suwarto (Solo), Fatirohman (Banjarnegara), Suroso (Tulungagung), Haris, Deni (Solo), Dede Sarifudin (Jakarta), Mapram (Makassar), Ferianto (Medan), Johanis Joni (Manado), Sopuan (Semarang), Catur, Odik, Sony Alesandro (Semarang).

Wenger masih menilai Chelsea masih berpeluang meraih gelar juara premier league

Wenger masih menilai Chelsea masih berpeluang meraih gelar juara premier leagueBolakita.com - Pelatih Arsenal, Arsene Wenger menolak untuk mengabaikan Chelsea sebagai salah satu pesaing yang dapat meraih gelar premier league musim ini.

Walaupun pelatih the blues, Carlo Ancelotti seperti sudah menyerah dan menyatakan bahwa dapat masuk 4 besar premier league adalah prioritas utama mereka namun Wenger melihat Chelsea masih memiliki peluang untuk mempertahankan gelar juara yang mereka dapatkan musim lalu.

"Saya akan mengatakan tidak (menganggap chelsea sudah tidak bisa juara) karena mereka masih akan berhadapan dengan Man Utd dua kali" ujar Wenger.

"Jika mereka ingin bertarung untuk mendapatkan gelar juara saya masih percaya bahwa mereka masih memiliki kualitas untuk dapat melakukan hal tersebut. Mereka dalam posisi dimana mereka harus mengalahkan Manchester United dua kali atau setidaknya imbang sekali dan mengalahkan mereka sekali" tambah Wenger.

"Mereka belum benar benar tersingkir, mereka memperlihatkan pada saya bahwa mereka sedang kembali ke jalur mereka, namun mereka tidak boleh kehilangan poin lagi mulai saat ini" tutup Wenger

Rabu, 16 Februari 2011

Lazio Yakin ke Liga Champions



Roma - Lewat 25 pertandingan di Seri A, Lazio masih duduk di tempat ketiga klasemen sementara. Masih ada 13 laga sampai akhir musim, tapi Lazio yakin bisa mempertahankan posisi di zona Liga Champions itu.

Dengan catatan 13 kemenangan, enam kali seri dan enam kali kalah, Lazio sudah melampaui apa yang dicapai musim lalu. Pada 2009/2010, Gli Aquilotti hanya mampu finis di urutan 12 dengan catatan 11 kemenangan, 13 kali seri dan 14 kali kalah.

Setidaknya sampai sejauh ini, Lazio punya kans bagus untuk maju ke Liga Champions musim depan. Dengan kondisi pemain yang tengah yakin-yakinnya, skuad arahan Edy Reja ini menatap 13 laga tersisa dengan api di mata.

"Tentu saja kami yakin bisa bermain di Liga Champions," ujar Stephan Lichsteiner di Football Italia.

"Yang paling penting adalah tak ada pesmisme di dalam ruang ganti. Apa yang terjadi di luar tak membuat kami tertarik. Kami punya mental pemenang, bahkan di situasi sulit sekali pun. Ini sesuatu yang tak kami miliki di masa lalu."

"Musim ini, kami telah menemui banyak halangan dan masih bisa mendapatkan poin. Kami jauh lebih kompak dari sebelum-sebelumnya," tandas bek berusia 27 tahun ini.

Lazio sempat meraih kemenangan penting atas juara bertahan, Inter Milan, musim ini, di mana mereka menang 3-1 pada Desember 2010. Catatan lainnya, mereka juga menahan imbang si pemuncak klasemen, AC Milan, dua kali.