Bolakita.com - "Rhino" Gattuso mengaku dirinya kehilangan muka atas kelakuannya dalam pertandingan babak 16 besar leg pertama melawan Tottenham Hotspur di San Siro yang berakhir dengan kekalahan 0-1 untuk Milan.
Pemain tengah AC Milan Gennaro Gattuso mengakui, ia seperti kehilangan muka setelah menanduk asisten pelatih Tottenham, Joe Jordan, setelah pluit akhir berbunyi.
Gattuso sebelumnya mendorong Jordan pada lehernya ketika keduanya berdekatan di tepi lapangan. Tetapi setelah pluit akhir pertandingan berbunyi, mantan pemain Milan itu menyerbu ofisial dari Skotlandia itu dan menandukkan kepalanya ke kepala Jordan. Ia merasa frustrasinya meningkat dalam pertandingan yang dimenangi Spurs 1-0, Rabu dinihari WIB.
"Saya kehilangan muka saya dan bertanggung jawab atas hal yang seharusnya tidak saya lakukan itu," kata pemain tengah mantan pemain Rangers itu.
"Jordan mematikan bola saya pada babak kedua tetapi saya merasa itu tidak benar," katanya.
"Saya merasa terganggu dengan pertengkaran saya dengan Jordan. Kami berdua berbahasa Skotlandia karena saya pernah main di negaranya di Glasgow. Tapi saya tidak sengaja mengeluarkan kata-kata itu," katanya.
"Saya bersalah melakukan itu. Itu tanggung jawab pribadi saya dan segalanya sudah terjadi," kata Gattuso. "Saya akan menunggu dan mendengar apa yang akan diputuskan (UEFA)," sambungnya.
Pelatih Spurs Harry Redknapp tidak menganggap serius insiden itu, bahkan dengan bercanda mengatakan bahwa Gattuso tidak berhasil dalam pertengkaran itu.
"Mereka kehilangan muka mereka pada akhirnya. Mereka sama-sama merasa yakin sendiri. Saya rasa itu merupakan tanda yang baik," kata tutur Redknapp.


01.06.00
ZonaMuel
0 komentar:
Posting Komentar